TANGGUH (Tolak Aksi Negatif, Gapai Generasi Unggul dan Harmonis): Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Mahasiswa KKN Unand Adakan Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 31 Salayo
Nagari Salayo, 16 Juli 2026 – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang bertugas di Nagari Salayo melaksanakan kegiatan sosialisasi anti-bullying di SDN 31 Salayo melalui program kerja bertajuk TANGGUH (Tolak Aksi Negatif, Gapai Generasi Unggul dan Harmonis). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam menghargai sesama, menumbuhkan sikap empati, serta mencegah terjadinya tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Bullying atau perundungan merupakan salah satu permasalahan yang dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan mental, emosional, dan sosial anak. Oleh karena itu, edukasi sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter siswa agar mampu menciptakan hubungan yang positif dengan teman sebaya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan seluruh siswa melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif. Mahasiswa KKN menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk bullying, mulai dari perundungan fisik, verbal, sosial, hingga melalui media digital, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku.
Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai cara mencegah bullying, seperti saling menghormati, tidak mengejek teman, berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang tua, serta menjadi teman yang peduli dan saling mendukung. Melalui pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, mahasiswa KKN juga mengajak siswa melakukan simulasi sederhana mengenai cara menyikapi tindakan bullying dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk berani berkata “tidak” terhadap perundungan, membantu teman yang menjadi korban, serta membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.
Pihak SDN 31 Salayo menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Universitas Andalas dalam memberikan edukasi kepada peserta didik. Diharapkan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang ramah anak, aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Melalui program kerja TANGGUH, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap nilai-nilai toleransi, kepedulian, dan empati dapat terus tumbuh di kalangan siswa sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan karakter dan prestasi mereka. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendidikan karakter sebagai salah satu upaya mendukung terwujudnya generasi muda yang berakhlak, saling menghormati, dan mampu menjadi agen perubahan di masa depan.
Dengan adanya kolaborasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan mahasiswa KKN, diharapkan upaya pencegahan bullying dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga SDN 31 Salayo menjadi sekolah yang benar-benar ramah anak dan memberikan rasa aman bagi seluruh peserta didik.