Mahasiswa KKN Unand Gelar Sosialisasi PHBS dan Kesehatan Reproduksi di Pondok Pesantren Darul Tauhid Jorong Lurah Nan Tigo Nagari Salayo
Nagari Salayo – Pada 27 Juli 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang bertugas di Nagari Salayo mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kesehatan reproduksi di Pondok Pesantren Darul Tauhid, Jorong Lurah Nan Tigo, Nagari Salayo. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan remaja melalui edukasi yang tepat dan mudah dipahami.
Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat. Oleh karena itu, pemahaman mengenai PHBS dan kesehatan reproduksi menjadi bekal yang diperlukan agar para santri mampu menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial secara optimal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan edukasi yang komprehensif sekaligus meluruskan berbagai informasi yang keliru mengenai kesehatan reproduksi yang masih sering dijumpai di kalangan remaja.
Sosialisasi diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan sabun pada waktu-waktu penting, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, serta menerapkan pola hidup yang sehat. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa kebiasaan sederhana tersebut memiliki peran besar dalam mencegah berbagai penyakit menular maupun tidak menular.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi remaja yang disampaikan secara santun, ilmiah, dan sesuai dengan usia peserta. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, serta cara menjaga kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Penyampaian materi dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai agama dan etika yang diterapkan di lingkungan pesantren sehingga tetap sesuai dengan karakteristik peserta.
Agar suasana lebih interaktif, mahasiswa KKN mengajak para santri berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai kebiasaan hidup sehat, cara menjaga kebersihan diri, serta perubahan yang dialami selama masa remaja. Melalui sesi tanya jawab tersebut, mahasiswa KKN memberikan penjelasan berdasarkan informasi kesehatan yang benar sehingga para santri memperoleh pemahaman yang lebih baik.
Pengurus Pondok Pesantren Darul Tauhid menyambut baik kegiatan ini dan memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Universitas Andalas dalam memberikan edukasi kesehatan kepada para santri. Menurut pihak pesantren, pembekalan mengenai PHBS dan kesehatan reproduksi sangat penting untuk membentuk karakter santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap para santri dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren maupun di rumah. Selain itu, diharapkan para santri memiliki pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi sehingga mampu menjaga diri, mengambil keputusan yang bertanggung jawab, serta menghindari berbagai perilaku yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Program sosialisasi PHBS dan kesehatan reproduksi ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN Universitas Andalas kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan remaja di Nagari Salayo. Dengan terjalinnya sinergi antara mahasiswa, pihak pesantren, tenaga pendidik, dan masyarakat, diharapkan upaya membangun generasi muda yang sehat, berakhlak, dan berkualitas dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.